Makassar – Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PAN, Dr. H. Ashabul Kahfi, M.Ag, menerima berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan silaturahmi dan dialog yang berlangsung di Rumah Aspirasi Ashabul Kahfi (5/5). Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, khususnya terkait layanan kesehatan dan kebutuhan sosial keagamaan di daerah.
Salah satu keluhan yang banyak disampaikan warga adalah mengenai denda BPJS Kesehatan yang dinilai masih memberatkan sebagian masyarakat. Selain itu, warga juga mengeluhkan proses pemindahan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS yang membutuhkan waktu cukup lama, sehingga menyulitkan peserta yang berpindah domisili atau membutuhkan pelayanan kesehatan di wilayah lain.
Selain isu kesehatan, masyarakat dari beberapa daerah juga menyampaikan kebutuhan terkait hewan kurban untuk mendukung pelaksanaan ibadah dan kegiatan sosial keagamaan di wilayah mereka.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ashabul Kahfi mengapresiasi keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara langsung. Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi bahan penting dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas berbagai masukan yang disampaikan masyarakat. Semua aspirasi ini sangat penting dan akan menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti,” ujar Ashabul Kahfi.
Terkait persoalan BPJS Kesehatan, Ashabul Kahfi menegaskan bahwa dirinya akan menyampaikan berbagai keluhan masyarakat tersebut kepada mitra kerja terkait agar dapat menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta BPJS.
“Keluhan mengenai denda BPJS maupun proses pemindahan faskes yang memerlukan waktu cukup lama akan kami sampaikan kepada pihak terkait agar dapat dicari solusi terbaik demi kemudahan pelayanan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, terkait kebutuhan hewan kurban yang disampaikan oleh masyarakat dari beberapa daerah, Ashabul Kahfi menyatakan akan berupaya membantu dan memperjuangkan kebutuhan tersebut sesuai dengan kemampuan dan mekanisme yang ada.
“Untuk kebutuhan hewan kurban, insyaallah kami akan mengupayakannya agar dapat membantu masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan dan sosial di daerah masing-masing,” katanya.
Kegiatan penyerapan aspirasi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Masyarakat berharap berbagai persoalan yang disampaikan dapat memperoleh perhatian dan solusi yang nyata, sementara Ashabul Kahfi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
