GOWA — Anggota DPR RI Ashabul Kahfi melakukan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Desa Tana Karaeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,(26/9).
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang sehat, berkualitas, dan memiliki perencanaan yang baik sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi Indonesia menuju Indonesia Emas.
Dalam kegiatan tersebut, Ashabul Kahfi hadir sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya perencanaan kehamilan, pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak, serta pencegahan stunting sejak dini.
Menurut Kahfi, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dimulai ketika seorang anak memasuki usia sekolah, tetapi jauh sebelumnya, bahkan sejak keluarga merencanakan kehamilan.
“Merencanakan kehamilan dengan baik, memastikan ibu mendapatkan asupan gizi yang cukup, serta memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Kahfi.
Ia juga mengingatkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah. Edukasi kepada keluarga dinilai penting agar masyarakat memahami bahwa pencegahan stunting harus dilakukan sejak sebelum kehamilan hingga periode awal kehidupan anak.
“Kalau kita ingin mewujudkan Indonesia Emas, maka kita harus memastikan generasi yang lahir hari ini tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas yang baik. Karena itu, pembangunan keluarga harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan serta Kepala Dinas Keluarga Berencana Kabupaten Gowa.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjalankan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi ibu dan anak, serta langkah-langkah pencegahan stunting. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan terwujudnya generasi yang sehat menuju Indonesia Emas.
